Senin, 17 Mei 2010

9 Jenis Makanan Sehat yang Menjebak

makanan memang banyak manfaatnya untuk kesehatan, tapi kalau tidak diperhatikan baik-baik justru jadi perangkap untuk tubuh. Nah, bagaimana cara menyiasatinya? Berikut 9 jenis makanan yang perlu diperhatikan!

Memilih makanan yang baik untuk kesehatan ternyata tak hanya cukup dengan tahu bahwa makanan jenis tersebut berlabel 'sehat'. Tapi juga harus tahu detail kandungan makanan tersebut. Salah-salah, bukannya menambah sehat tubuh Anda malah menjadikan makanan tersebut perangkap bagi kesehatan Anda sendiri.

Kalau sudah begini, Anda harus jeli memperhatikan setiap jenis makanan yang Anda makan. Jangan langsung tergiur dengan yang dibilang orang 'sehat' saja. Tapi pastikan juga takaran dalam penyajiannya. Berikut ini adalah 9 jenis makanan sehat yang patut Anda perhatikan baik-baik.

1. Kacang-kacangan
Hampir semua jenis kacang memiliki kandungan lemak yang tinggi. Hampir 50% kandungan terbesarnya adalah lemak nabati. Meskipun sebagian besar kandungan lemaknya adalah lemak baik dan sebagian berguna sebagai antioksidan, tapi sebaiknya konsumsi kacang-kacangan dalam jumlah yang sedikit agar manfaat baiknya tetap terjaga. Sedikit kacang-kacangan bisa jadi tambahan bagi menu sarapan pagi Anda agar asupan nutrisi harian Anda tetap terjaga.

2. Jus Buah
Jus buah merupakan minuman yang padat akan energi. Sebaiknya makanlah buah utuh dibandingkan dengan buah yang sudah mengalami proses hingga menjadi jus buah. Kalori yang dihasilkan jus buah jauh lebih tinggi, hal ini bisa disebabkan oleh bahan tambahan yang dimasukkan ke dalam jus buah. Selain itu, jika mengkonsumsi buah-buahan segar kandungan seratnya jauh lebih tinggi. Kalau Anda menyukai jus buah, sebaiknya batasi konsumsi hariannya. Cukup satu gelas per hari.

3. Minyak Olive
Satu sendok teh minyal atau satu sendok teh mentega sama-sama mengandung 5 gram lemak. Minyak Olive adalah minyak yang memiliki jenis lemak yang jauh lebih baik. Meskipun minyak olive lebih sehat, bukan berarti Anda bisa seenaknya menambahkan minyak olive dalam masakan. Tetap ada aturannya!

Satu sendok teh minyak olive mengandung 173kJ lemak. Agar mendapatkan manfaat yang maksimal, sebaiknya setengah minyak olive dicampur dengan setengah balsamic untuk dijadikan dressing salad (saus salad).

4. Ikan Kaleng
Ikan menjadi salah satu sumber protein hewani yang baik dikonsumsi. Tak hanya protein, tapi juga kalsium dan kaya omega-3 untuk beberapa jenis ikan. Jika ingin membeli ikan dalam kemasan, sebaiknya pilihlah ikan tuna atau salmon.

5. Muesli Bar
Muesli Bar adalah camilan ringan yang terbuat dari kacang-kacangan atau buah-buahan kering. Bentuk dan ukurannya pun beragam. Jika Anda sangat menyukai makanan jenis ini sebaiknya memilih dari buah-buahan yang sudah dipanggang. Pilihlah yang ukurannya kecil, karena kandungan kalorinya kurang dari 600kJ, lemaknya kurang dari 5 gram, dan kurang dari 9 gram gula.

6. Muffin atau Cake Wortel
Kalau Anda suka membuat kue di rumah, sebaiknya perhatikan resep yang Anda gunakan. Pilihlah resep-resep kue yang menggunakan buah-buahan atau sayur seperti wortel. Sebaiknya ganti beberapa jenis bahan kue dengan bahan yang lebih sehat jika memungkinkan.

7. Keripik
Keripik kentang ataupun keripik lainnya yang renyah tipis biasanya dijuald alam kemasan yang sudah diberi tambahan garam. Camilan jenis ini masih mengandung lemak sekitar 50 gram dalam kemasan kecil. Sebaiknya hindari makanan ini, dan gantikan dengan biskuit sayuran atau buah.

8. Dipanggang bukan Digoreng
Setiap masakan yang dipanggang tidak selalu rendah lemak. Jika Anda membeli makanan kemasan, perhatikan baik-beik keterangan pad abelakang kemasan. Perikasa kandungan lemak [er 100 gram dan bandingkan dengan produk serupa yang lain. Baik dipanggang atau digoreng, biasanya keripik memiliki kandungan lemak lebih dari 25%.

9. Salad
Salad memang sehat karena terdir dari buah-buahan dan sayur. Tapi tunggu dulu, perhatikan baik-baik dressing (saus salad) yang digunakan pada salad Anda. Karena jika Anda tidak pintar memilih saus salad, bisa-bisa penimbunan lemak yang Anda dapatkan.

Sumber : http://www.detikfood.com/read/2010/03/08/164939/1313824/294/9-jenis-makanan-sehat-yang-menjebak

Sushi

Sushi (鮨, 鮓, atau biasanya すし, 寿司 ?) adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk (neta) berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak.[1] Nasi sushi mempunyai rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula.
Asal-usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji sushi (酸し ?). Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji 鮓 merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan disebut gyoshō (魚醤 ?) yang membaluri ikan dengan garam dapur, bubuk ragi (麹 koji?) atau ampas sake (糟 kasu?). Penulisan sushi menggunakan huruf kanji 寿司 yang dimulai pada zaman Edo periode pertengahan merupakan cara penulisan ateji (menulis dengan huruf kanji lain yang berbunyi yang sama).


Sejarah
Konon kebiasaan mengawetkan ikan dengan menggunakan beras dan cuka berasal dari daerah pegunungan di Asia Tenggara. Istilah sushi berasal dari bentuk tata bahasa kuno yang tidak lagi dipergunakan dalam konteks lain; secara harfiah, "sushi" berarti "itu (berasa) masam",[2] suatu gambaran mengenai proses fermentasi dalam sejarah akar katanya. Dasar ilmiah di balik proses fermentasi ikan yang dikemas di dalam nasi ialah bahwa cuka yang dihasilkan dari fermentasi nasi menguraikan asam amino dari daging ikan. Hasilnya ialah salah satu dari lima rasa dasar, yang disebut umami dalam bahasa Jepang.[3]
Nigirizushi dikenal di Jepang sejak zaman Edo. Sebelum zaman Edo, sebagian besar sushi yang dikenal di Jepang adalah jenis oshizushi (sushi yang dibentuk dengan cara ditekan-tekan di dalam wadah kayu persegi).[4] Pada zaman dulu, orang Jepang mungkin kuat makan karena sushi selalu dihidangkan dalam porsi besar. Sushi sebanyak 1 kan (1 porsi) setara dengan 9 kan (9 porsi) sushi zaman sekarang, atau kira-kira sama dengan 18 kepal sushi (360 gram). Satu porsi sushi zaman dulu yang disebut ikkanzushi mempunyai neta yang terdiri dari 9 jenis makanan laut atau lebih.
Pada zaman Edo periode akhir, di Jepang mulai dikenal bentuk awal dari nigirizushi. Namun ukuran porsi nigirizushi sudah dikurangi agar lebih mudah dinikmati. Ahli sushi bernama Hanaya Yohei menciptakan sushi jenis baru yang sekarang disebut edomaezushi.[4] Namun ukuran sushi ciptaannya besar-besar seperti onigiri. Pada masa itu, teknik pendinginan ikan masih belum maju. Akibatnya, ikan yang diambil dari laut sekitar Jepang harus diolah lebih dulu agar tidak rusak bila dijadikan sushi.
Sampai tahun 1970-an sushi masih merupakan makanan mewah. Rakyat biasa di Jepang hanya makan sushi untuk merayakan acara-acara khusus, dan terbatas pada sushi pesan-antar. Dalam manga, sering digambarkan pegawai kantor yang pulang tengah malam ke rumah dalam keadaan mabuk. Oleh-oleh yang dibawa untuk menyogok istri yang menunggu di rumah adalah sushi. Walaupun rumah makan kaitenzushi yang pertama sudah dibuka tahun 1958 di Osaka, penyebarannya ke daerah-daerah lain di Jepang memakan waktu lama. Makan sushi sebagai acara seluruh anggota keluarga terwujud di tahun 1980-an sejalan dengan makin meluasnya kaitenzushi.
Keberhasilan kaitenzushi mendorong perusahaan makanan untuk memperkenalkan berbagai macam bumbu sushi instan yang memudahkan ibu rumah tangga membuat sushi di rumah. chirashizushi atau temakizushi dapat dibuat dengan bumbu instan ditambah nasi, makanan laut, tamagoyaki dan nori.


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sushi

Masakan Jepang

Masakan Jepang (日本料理 nihon ryōri, nippon ryōri?) adalah makanan yang dimasak dengan cara memasak yang berkembang secara unik di Jepang dan menggunakan bahan makanan yang diambil dari wilayah Jepang dan sekitarnya. Dalam bahasa Jepang, makanan Jepang disebut nihonshoku atau washoku.
Sushi, tempura, shabu-shabu, dan sukiyaki adalah makanan Jepang yang populer di luar Jepang, termasuk di Indonesia.
Masakan dan makanan Jepang tidak selalu harus berupa "makanan yang sudah dimakan orang Jepang secara turun temurun." Makanan orang Jepang berbeda-beda menurut zaman, tingkat sosial, dan daerah tempat tinggal. Cara memasak masakan Jepang banyak meminjam cara memasak dari negara-negara Asia Timur dan negara-negara Barat. Di zaman sekarang, definisi makanan Jepang adalah semua makanan yang dimakan orang Jepang dan makanan tersebut bukan merupakan masakan asal negara lain.
Dalam arti sempit, masakan Jepang mengacu pada berbagai berbagai jenis makanan yang khas Jepang. Makanan yang sudah sejak lama dan secara turun temurun dimakan orang Jepang, tapi tidak khas Jepang tidak bisa disebut makanan Jepang. Makanan seperti gyudon atau nikujaga merupakan contoh makanan Jepang karena menggunakan bumbu khas Jepang seperti shōyu, dashi dan mirin. Makanan yang dijual rumah makan Jepang seperti penjual soba dan warung makan kappō juga disebut makanan Jepang. Makanan yang mengandung daging sapi sering dianggap bukan masakan Jepang karena kebiasaan makan daging baru dimulai sejak Restorasi Meiji sekitar 130 tahun lalu. Menurut orang di luar Jepang, berbagai masakan dari daging sapi seperti sukiyaki dan gyudon juga termasuk makanan Jepang. Dalam arti luas, bila masakan yang dibuat dari bahan makanan yang baru dikenal orang Jepang ikut digolongkan sebagai makanan Jepang, maka definisi masakan Jepang adalah makanan yang dimasak dengan bumbu khas Jepang.
Masakan Jepang sering merupakan perpaduan dari berbagai bahan makanan dan masakan dari berbagai negara. Parutan lobak yang dicampur saus sewaktu memakan bistik atau hamburg steak, dan salad dengan dressing parutan lobak merupakan contoh perpaduan makanan Barat dengan penyedap khas Jepang. Saus spaghetti yang dicampur mentaiko, tarako, natto, daun shiso atau umeboshi merupakan contoh makanan Barat yang dinikmati bersama bahan makanan yang memiliki rasa yang sudah akrab dengan lidah orang Jepang. Bistik dengan parutan lobak sebenarnya tidak dapat disebut sebagai makanan Jepang melainkan bistik ala Jepang (wafū steak). Berdasarkan aturan ini, istilah wafū (和風 ala Jepang?) digunakan untuk menyebut makanan yang lazim ditemukan dan dimakan di Jepang, tapi dimasak dengan cara memasak dari luar Jepang.
Berdasarkan aturan wafū, beberapa jenis makanan sulit digolongkan sebagai makanan Jepang karena merupakan campuran antara makanan Jepang dan makanan asing:
• Makanan Barat yang dicampur bahan makanan yang unik Jepang, seperti sarada udon (salad adalah makanan Barat tapi dicampur udon yang khas Jepang), kari, dan anpan (roti berasal dari Barat berisi ogura yang khas Jepang).
• Makanan khas Jepang yang berasal dari luar negeri tapi dibuat dengan resep yang sudah diubah sesuai selera lokal, seperti ramen dan gyōza.
• Makanan yang berdasarkan bahan dan cara memasak sulit diputuskan harus dimasukkan ke dalam kategori makanan Barat atau makanan Jepang, misalnya pork ginger dan butashōgayaki keduanya menunjuk pada makanan yang sama.
Sebagian besar ahli kuliner berpendapat masakan Jepang mudah sekali dibedakan dari masakan negara tetangga seperti masakan Korea dan masakan Cina. Walaupun demikian, sejumlah makanan Korea juga mendapat pengaruh dari masakan Jepang. Di Korea juga dikenal kimbab (futomakizushi), sup miso, dan takuan (asinan lobak) yang merupakan makanan khas Jepang.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Masakan_Jepang

Sushi makanan Jepang yang baik untuk Pencernaan

Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan warga yang berumur panjang. Pola makan yang didominasi dari hasil laut seringkali dianggap sebagai salah satu penyebabnya.
Baru-baru ini ilmuwan di Inggris menyimpulkan makanan tradisional Jepang, Sushi, mengandung bakteri khusus yang membantu pencernaan.
Bakteri itu terbukti banyak ditemukan pada sebagian perut masyarakat Jepang saat mereka mengkonsumsi Sushi. Demikian laporan singkat seperti dikutip dari telegraph.co.uk, akhir pekan lalu.
Hasil penelitian Mirjam Czjzek dan Marie Curie dari Universitas Pierre di Paris, Prancis itu menyebutkan, di negeri asalnya, penyajian sushi biasanya sering dibungkus dengan rumput laut. Hal itulah yang memungkinkan terbentuknya dua bakteri secara bersama. Bahkan, memungkinkan gen untuk melompat ke dalam bakteri usus.
Kedua peneliti percaya, hal itu membuktikan adanya keanekaragaman bakteri. Anehnya, kata mereka, bakteri itu hanya ditemukan dalam tubuh orang Jepang. “Sedangkan dalam perut relawan dari Amerika Serikat tidak ditemukan jejak bakteri itu,” kata keduanya.
Kedua ilmuawan itu menamakan bakteri itu Gen Sushi. Para peneliti juga percaya bahwa gen mengambil bakteri dari rumput laut.
Sushi merupakan makanan tradisional Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk (neta) berupa makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. Sushi telah dikenal semenjak jaman Edo, hingga kini Sushi tidak beredar sebatas di Jepang saja melainkan hingga ke luar negeri.

Sumber : http://artikelindonesia.com/sushi-makanan-jepang-yang-baik-untuk-pencernaan.html

Jumat, 14 Mei 2010

Lawan Asam Lambung dengan Jus Kentang

Sistem pengobatan naturopati memperkenalkan jus kentang sebagai terapi untuk mengatasi gangguan pencernaan, termasuk asam lambung. Kentang mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Studi yang dilakukan terhadap 10 orang penderita gangguaan pencernaan kronis membuktikan hal itu. Delapan orang menyatakan kondisinya membaik setelah mengonsumsi segelas jus kentang sehari selama satu pekan.

Penelitian serupa dilakukan empat universitas di Jerman dan Australia. Mayoritas penderita gangguan pencernaan sembuh setelah melakukan terapi jus kentang selama 12 pekan. Mereka mengonsumsi 100 mililiter jus kentang setengah jam menjelang sarapan dan sebelum tidur malam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sayur dengan nama latin potato solanum tuberosum itu mengandung zat alkaloid yang berfungsi sebagai penetral asam. Dalam penelitian lanjutan, kentang juga bermanfaat untuk mencegah penyakit ginjal, jantung dan penyebaran sel kanker.
Konsumsilah jus kentang dalam takaran yang wajar agar Anda memperoleh manfaatnya. Hindari mengolah daging kentang yang masih muda atau berwarna kehijauan, karena mengandung racun solanin yang dapat menyebabkan mual, muntah, dan diare. Hindari juga memasukkan tunas-tunas kentang yang menempel ke dalam olahan jus

Sumber : http://www.tipshidupsehat.com/?p=105

Makanan Bergizi Seimbang

Makanan merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan karena dari makanan manusia mendapatkan sumber tenaga atau kekuatan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu perlu diperhatikan jenis dan mutu makanan yang dikonsumsi yaitu:
• Tinggi serat
• Rendah lemak
• Mengandung gizi seimbang
Apa Itu Makanan Tinggi Serat?
Makanan tinggi serat adalah makanan yang mengandung serat dan berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti sayuran, buah-buahan, padi-padian, kacang-kacangan, dan lain-lain.
Mengapa Kita Membutuhkan Serat?
Serat dalam makanan ditemukan dalam gandum-ganduman, padi-padian, dan jagung yang mudah mengenyangkan, sehingga kita merasa telah banyak makan padahal kita makan lebih sedikit dari makanan tersebut.
Selain itu, serat juga ditemukan dalam buah dan sayuran yang membuat tubuh teratrur buang air besar dan dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung karena memperlambat penyerapan lemak dan kolesterol dari makanan lain.
Serat terdiri dari dua jenis, keduanya penting bagi kesehatan tubuh yaitu:
• Serat larut banyak terkandung di dalam kacang-kacangan, buah-buahan, dan padi-padian, seperti gandum dan beras. Serat inilah yang disebut jenis penolong jantung karena ditemukan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Disebut serat larut karena larut dalam air dan membentuk gel. Secara teori, karena lemak ini larut, ia membentuk bahan seperti gel yang mengikat kolesterol dan lemak dan menghalanginya terserap oleh usus, sehingga jika bahan tersebut tidak diserap, maka akan dikeluarkan bersama kotoran.
• Sebaliknya, serat tidak larut, yang ditemukan dalam sayuran, sereal, dan gandum-ganduman, tidak membentuk gel. Manfaat utamanya adalah membuat kita teratur membuang air besar. Walaupun kurang efektif dalam menghidari penyerapan lemakdan kolesterol ke dalam aliran darah, serat ini berguna untuk meningkatkan massa dan mempercepat perjalanan bahn-bahan di dalam usus.
Jika kita ingin mengatur pola makan yang baik aaupun ingin mulai berdiet maka kita harus menerapkan pola makan tinggi serat dengan mengkonsumsi padi-padian, gandum, dan harus menjadi landasan diet, dengan sajian antara 6 sampai 11 porsi setiap hari:
• Satu porsi sajian adalah satu iris roti (jika setangkap roti dihitung dua sajian), setengah cangkir nasi atau pasta. untuk mendapatkan serat yang lebih banyak dan nutrisi yang lebih baik, pilihlah gandum atau beras lengkap (artinya yang tidak dibuang kulit arinya), beras meras jauh lebih baik ketimbang yang putih, roti gandum lengkap daripada roti gandum putih. Bulgur (kacang merah) dan sereal juga pilhan yang baik.
• Sayuran harus berjumlah tiga sampai lima porsi/sajian setiap hari, dengan ukuran satu porsi sama dengan satu mangkuk segar atau setengah mangkuk sayuran matang. Sebaiknya sayuran dimakan segar atau dikukus, karena jika direbus cenderung melarutkan vitamin dan mineral. Semakin berwarna (hijau, kuning, dan oranye) semakin banyak za gizi yang terkandung seperti wortel, selada hijau, kacang panjang.
• Buah-buahan harus dimakan empat hari sekali. Setiap kali makan setengah mangkuk buah yang diiris, satu gelas jus atau satu buah apel ukuran sedang. Makanlah berbagai macam buah karena akan memperkaya variasi zat gizi yang terkandung di dalam buah, seperti apel, jeruk, jambu, pir, pepaya, dan mangga.
Dua Belas Manfaat Makanan Berserat
1. Membantu mengatasi Diabetes
2. Mencegah sembelit
3. Membantu menurunkan berat badan
4. Membantu proses detoksifikasi
5. Membuat awet muda
6. Membantu mencegah kanker usus besar
7. Membantu mencegah kanker payudara
8. Membantu menurunkan kolesterol
9. Memperindah kulit, rambut, dan kuku
10. Membantu mengatasi anemia
11. Mencegah usus buntu
12. Membantu perkembangan bakteri baik dalam usus.
Apa Itu Makanan Rendah Lemak?
Adalah makanan yang rendah lemak dan juga rendah kalori tetapi masaih tetap mengandung bahan utama untuk kesehatan tubuh seperti protein, kalsium, dan lain-lain.
Kita dianjurkan memakan lemak sesedikit mungkin. Sebagai contoh jika kita mengkonsumsi sekitar 2500 kalori setiap hari, maka asupan lemak yang diperbolehkan hanya 69 gram atau kurang.
Sebenarnya ada berbagai jenis makanan rendah lemak yang dapat kita konsumsi yaitu dengan mengubah cara memasak bahan makanan dari yang digoreng menjadi dibakar atau dikukus saja (ikan bakar/ikan kukus, daging panggang/sate atau sop tanpa tambahan minyak goreng).
Apa Itu Makanan Bergizi Seimbang?
Adalah makanan beraneka ragam yang dikonsumsi dalam satu hari yang mengandunmg zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur sesuai dengan kebutuhan tubuh.
Zat tenaga berasal dari karbohidrat dan lemak. Sumber karbohidrat: beras, sagu, jagung, ubi, singkong, roti, sukun, gula murni, dan padanannya.
Zat pembangun dari protein. Sumber protein hewani: daging, ikan, ayam, hati, telur, susu, dan hasil olahannya. Sumber protein nabati: tempe, tahu, kacang-kacangan dan padanannya.
Zat pengatur dari vitamin dan mineral. Sumber vitamin dan mineral banyak pada sayuran dan buah-buahan.
Apa Akibat Tidak Mendapat Gizi Seimbang?
Selain gizi kurang dan gizi buruk, maka gizi lebih merupakan suatu hal yang sering terjadi pada orang yang berisiko yaitu pada orang yang tidak hidup sehat.
Gizi lebih adalah konsumsi makanan melebihi dari yang dibutuhkan. Terutama lemak dan makanan dari gula murni. Gizi lebih dapat berakibat pada kegemukan (obesitas).
Untuk itu, bagi yang mempunyai faktor berisiko, segera kurangi jenis makanan yang:
• Mengandung banyak lemak jenuh dan garam seperti keripik singkong, keripik kentang, pop corn, dan lain-lain
• Berbahan dasar minyak dan lemak seperti mentega, minyak goreng, dan lain-lain
• Berbahan dasar gula seperti sirup, slei, dan lain-lain
• Minuman yang kurang sehat seperti kopi, teh, alkohol, dan soft drink.

Sumber : http://www.eurekaindonesia.org/makanan-bergizi-seimbang/

Jenis Makanan

Makanan terbagi atas 2 jenis yaitu makanan ringan yaitu makanan yang dimakan sebagai selingan dan makan utama yang memenuhi kebutuhan kalori tubuh sehari-hari. Makanan ringan atau snack adalah makanan yang dikonsumsi untuk selingan di sela-sela makan utama.
Memakan makanan ringan di Indonesia mulai populer saat dikenalkan oleh Belanda pada jaman penjajahannya. Makanan ringan di jaman itu dinikmati saat minum teh di sore hari berupa kue-kue basah. Snack saat ini tersedia dalam berbagai jenis, baik kue, cookies atau kue kering, juga makanan ringan siap konsumsi yang diproduksi di pabrik-pabrik yang banyak beredar di toko-toko, dan tidak lagi dikonsumsi di sore hari namun di berbagai waktu baik pagi, siang ataupun malam.
Untuk penganut gaya hidup sehat, snack biasa diganti dengan buah-buahan. Sedangkan untuk para pelaku diet, snack buah ini dikonsumsi di pagi hari antara makan pagi dan makan siang serta di sore hari beberapa jam sebelum makan malam.
Makanan utama dinikmati sebagai pemenuhan kebutuhan tubuh atas kalori yang digunakan untuk beraktivitas. Makanan utama dikonsumsi 3 kali sehari yaitu pagi, siang dan malam hari. Makan pagi biasanya tidak terlalu berat namun sarat protein dan nutrisi sebagai tenaga untuk memulai hari.
Memakan makanan yang terdiri atas karbohidrat sangat baik untuk makan siang karena dapat menyuplai banyak energi yang dibutuhkan bagi tubuh. Makan malam merupakan ajang untuk berkumpul bersama keluarga oleh karena itu biasanya menu makan malam yang disiapkan cukup lengkap.
Makan malam harus dilakukan untuk memberikan suplai energi untuk tidur, karena walaupun kita terlelap, tubuh tetap memerlukan energi untuk tetap bekerja, namun tidak sebanyak saat di siang hari. Oleh karena itu terkadang jika kita melewatkan makan malam kita sering terbangun tengah malam karena lapar, karena tubuh kita tidak mendapatkan suplai makanan untuk bekerja.
Disarankan untuk tidak mengkonsumsi terlalu banyak karbohidrat saat makan malam karena kelebihan karbohidrat hasil pembakaran makan malam tidak akan dipakai namun akan disimpan di bawah jaringan kulit yang kemudian akan menjadi timbunan lemak.
Makanan utama ala Barat terdiri dari beberapa tahap penyajian makanan yaitu appetizer atau makanan pembuka, main course yaitu makanan utama dan desert atau makanan penutup. Makanan pembuka adalah makanan yang dimakan sebelum makanan utama.
Biasanya terdiri atas menu makanan yang ringan dengan porsi yang tidak terlalu banyak. Makanan pembuka ditujukan untuk mengisi perut sambil menunggu saat menu utama di sajikan. Contoh makanan pembuka adalah sosis, irisan daging, salad, pizza mini dan lain-lain. Menu makanan utama pada masakan ala barat bermacam-macam. Saat ini terdapat berbagai jenis restoran masakan ala barat yang menyajikan makanan khas berbagai negara dari berbagai benua.
Masing-masing memiliki menu yang berbeda-beda dan beberapa makanan khas tersebut memiliki rasa yang sangat berbeda dengan masakan Indonesia. Makanan khas Barat yang terkenal di kalangan masyarakat Indonesia adalah steak, spaghetti, pasta, pizza, dan burger. Banyak restoran di Indonesia yang telah memodifikasi rasa kelima masakan ini supaya dapat diterima oleh masyarakat Indonesia. Bahkan banyak perusahaan ternama yang menjadikan makanan-makanan ini sebagai daya jual utama untuk restoran cepat saji mereka yang tersebar di seluruh Indonesia.
Makanan-makanan ini sangat populer dan saat ini sangat mudah diperoleh. Selain itu banyak juga yang memproduksinya sebagai makanan instan yang dapat langsung dikonsumsi hanya dengan menghangatkannya saja.
Makanan penutup atau desert biasanya terdiri dari makanan ringan berupa kue basah, es krim atau cake. Makanan ini dikonsumsi sebagai penutup setelah makanan utama dan dinikmati sembari bercakap-cakap dengan keluarga atau kolega setelah makan malam.
Menikmati makanan penutup biasanya diselingi dengan meminum wine atau cocktail. Porsi desert biasanya tak seberapa banyak dan dinikmati hanya sebagai pelengkap atau lazim dikenal sebagai pencuci mulut.
Gaya penyajian makanan ini tidak ditemui di Indonesia yang mengenal hanya sekali saja sajian makan, terutama untuk penyajian sehari-hari. Walaupun begitu, seringkali masyarakat kita menyajikan buah sebagai santapan pencuci mulut. Pada beberapa even atau acara makan-makan seperti pernikahan atau pertemuan berbagai jenis pencuci mulut ala Indonesia disajikan dengan banyak variasi.
Tak melulu hanya buah yang disajikan, namun juga berbagai jenis pencuci mulut lainnya seperti pudding, es buah, es campur, kue basah, cake dan lain-lain.

Sumber : http://duniamakanan.com/jenis-makanan.html